Sabtu, 14 Desember 2013

Aku Sayang Kamu - Oka


Aku sayang kamu
Andai aku bisa mengatakan itu tepat di hadapanmu.
Tapi tak pernah datang keberanian itu.
Aku hanya bisa menikmati kesempurnaanmu dalam diam.
Aku lelah berandai-andai, andai kamu tahu, andai kamu mengerti, andai aku bisa mengatakannya
Tidak ada habisnya, aku sudah tahu akan seperti apa akhir kisah ini.
Aku yang bukan siapa-siapa takkan pernah bisa bersanding denganmu yang sempurna.
Selamanya akan ku genggam rasa ini dalam hati.
Aku hanya tak ingin menyakiti diri sendiri dengan menerima kenyataan,
kamu tak bisa bahkan tak mungkin jadi milikku.
Biarkan ku simpan indahmu dalam benakku.
Kan kubisikkan sajak indah di hati dalam setiap hadirmu.

Sampai aku tidur terlelap karna lelah menjaga rasa ini dan memimpikan kamu lagi
Aku sayang kamu.
Andai aku bisa mengatakan itu

Diakah Orangnya? - Oka


Pernah ngga cinta kamu bertepuk sebelah tangan?
Atau kangen kamu ngga berbalas? Pernah? Sering?
Tapi pernah ngga kamu sadar, mungkin aja kangen kamu yang ngga berbalas itu sebuah balasan atau pelajaran,
semesta lagi ngingetin kamu,mungkin aja ada orang disekitar kamu yg kangennya, ngga kamu balas, bahkan untuk berpikir dia kangen kamupun, kamu ngga.
Orang yang mungkin lagi kangen kamu,
bisa siapa aja, orang disekitar kamu, mungkin dia yang selalu denger cerita kamu, dia yang selalu ada buat kamu, yang dengan ringannya kamu bilang ke orang lain “dia cuma temen kok” saat kamu ngomong gitu, mungkin ada yang menancap dihati dia, sesuatu yang sulit untuk dicabut lagi,
tapi kemudian dia bertahan hidup menahan sakit dan menahan perasaan buat jadi orang yang selalu ada buat kamu, mungkin alasan dia ngga mengungkapkan cuma ngga ingin ngerusak persahabatan, mungkin kebersamaan dia dan kamu terlalu berharga buatnya, daripada harus dirusak karna ungkapan cinta,
kemudian ngga saling sapa, mungkin dia orangnya, kalau bukan, buat apa dia selalu ada, mungkin dalam hatinya sekarang sedang bergumam, aku selalu ada buat kamu, karna kamu selalu lebih dari sekedar teman.

Terlalu Untuk Ku - Oka


Ini malam ke tiga, dimana aku tetap terjaga, tak bisa tidur karnamu.

Aku melihat kamu begitu bahagia dengannya, dan aku ngga bisa berbuat apa-apa.

Iya, aku slalu menunggumu, menunggu  kamu berpisah dengannya.

Aku seorang egois yang tak rela melihatmu bersama orang lain, karna seandainya itu terjadi,

ngga ada keberanian bagiku untuk meraihmu, kamu terlalu sempurna untukku.

Aku yang dengan rela menelan hati sendiri, hanya demi melihat kamu tersenyum,
 
hanya untuk melihatmu bahagia walau bersama dia.

bodoh memang, namun aku rela cukup bodoh untuk menghargai ketulusan ini.

apa pun yang terjadi, yang harus kamu tahu, aku nggak akan berhenti mencintai.

keputusasaan demi keputusasaan aku telan bulat-bulat, semuanya demi tetap memendam hasrat. 

aku slalu menunggumu, hingga akhirnya aku tertidur karna digrogoti sepi.

Bangunkan aku, ketika sampai akhir penantian ini.

untuk kamu yang terlalu sempurna untukku

Message to Secret Admirer - Oka


Selamat malam kamu-kamu yang masih mencari-cari, 
mencari alasan dan pembelaan untuk terus memendam perasaan, 
semua yang dipendam cuma bakalan jadi bom waktu dan akan meledak pada waktunya atau mungkin bagi beberapa diantara kamu udah ada yang meledak, 
entah itu meledak jadi pengungkapan perasaan atau meledak hanya jadi air mata, 
itu cuma kamu aja yang tau jawabannya
Mendam perasaan itu indah-indah pait sih, 
secret admirer itu hidupnya selalu dipermudah, 
seneng aja dipermudah banget dengan dia nengok doang kearah kita rasanya udah seneng banget apalagi sampe tau nama kita, terus manggil walaupun manggilnya salah-salah tapi rasanya melayang deh..
kamu pasti ngga akan pernah lupa rasanya gimana dengan mudahnya kamu khawatir celingukkan nyari tau apakah dia masuk apa ngga terus tiba-tiba mendadak semringah pas liat tanda-tanda kedatangannya,
sayangnya, galaunya secret admirer juga dipermudah,
misalnya pas tau dia lagi deket sama orang  lain tapi orang lain itu bukan kita,
sampai kapan sih kamu mau mendam perasaan? 
Sampai dia tau dengan sendirinya? Mimpi.
Dia cuma orang biasa bukan peramal..emangnya kamu tau gimana perasaan dia sekarang?
ngga kan? Ya soalnya kamu ngga pernah denger dari dia langsung kan,
dia ngga pernah ngomong ke kamu, ya sama halnya kaya dia ngga tau perasaan kamu ke dia,
karna kamu ngga pernah ngungkapin, ya semuanya kembali lagi ke kamu ya,
mau tetap mendam perasaan atau ngungkapin ke dia,
“tapi aku kan cewe” yah… ngungkapin sayang itu hak manusia bukan cuma kewajiban cowok, inget tuh

Merelakan Tanpa Memiliki - Oka


dia yang kamu sebut sebut sempurna,
dia yang kamu bilang segalanya tapi dia pula yang akhirnya buatmu teteskan air mata.
bukan dia yang nerima kamu apa adanya, bukan dia yang selalu ada,
apa pundaknya sekuat aku menampung keluh kesahmu?
apa bahagianya sesederhana aku melihat senyummu?
apa kamu tahu serapuh apa hati aku?
hari demi hari aku lewati dengan benci, aku benci keadaan ini; 
keadaan ketika aku ga bisa berbuat apa-apa lagi untuk kamu yang sudah orang lain miliki.
harusnya aku yang mengusap air mata, harusnya aku yang ada di sana.
meski semuanya sudah terlambat tapi aku yang lebih sayang kamu
dan kenyataannya meski tak pernah memiliki,
merelakanmu tetap saja menyakitkan hati.