Kali ini gue re-post surat terbuka untuk pak prabowo yang udah dibuat sama anak bangsa yang sangat mencintai negaranya, Indonesia. Ini salah satunya aja tapi kalo lo mau liat yang lebih lagi bisa ke sini aja.
Selamat membaca :)
Bapak Prabowo Subianto,
Saya bisa membayangkan perasaan Anda jika semua itu benar-benar terjadi: Anda begitu mencintai rakyat Indonesia, tetapi rakyat Indonesia lebih mencintai orang lain daripada Anda. Saya mengerti bagaimana rasanya patah hati; Betapa pedih cinta yang tak terbalaskan.
Kita bisa mengerti pikiran dan perasaan seorang laki-laki yang ingin
menghancurkan pesta pernikahan pujaan hatinya, kadang-kadang patah hati
memang jauh lebih berbahaya daripada revolusi. Tetapi kita juga tahu,
hanya mereka yang terlalu putus asa yang mewujudkan pikiran dan
rencana-rencana buruk semacam itu jadi kenyataan—meledakkan rasa sakit
hati jadi kebencian-kebencian yang menghancurkan. Dalam situasi semacam
itu, barangkali kita perlu sekali lagi bertanya pada diri sendiri: Apa dan siapa yang sebenarnya kita cintai? Semoga
kita bukan termasuk para pecinta yang dibutakan ilusi: Orang-orang yang
dengan lantang berkata bahwa mereka mencintai setulus hati padahal
sesungguhnya hanya memikirkan diri dan kebahagiaannya sendiri. Pak
Prabowo, saya yakin Anda bukan orang semacam itu. Anda mencintai
republik ini dengan tulus, bukan karena ambisi dan
kepentingan-kepentingan pribadi.
Demikianlah, Bapak Prabowo yang baik, surat ini tak akan mengatakan hal lain yang lebih penting lagi, kecuali: Kadang-kadang mencintai adalah soal melepaskan harapan-harapan.
Jika pada saatnya Anda harus menghadapi kenyataan yang pahit, sekali
lagi, saat Anda dikalahkan takdir yang seolah-olah mengandaskan
semuanya, percayalah: Tak ada pengorbanan yang sia-sia untuk cinta yang lebih besar dari segalanya. Jika
memang semua ini tak seperti yang Anda inginkan dan rencanakan, relakan
saja. Relakan. Tak perlu merasa sakit hati karena pernah berkorban
sedemikian besar untuk mencintai republik ini, tak perlu menyesal
mengapa dulu Anda tak melakukan kudeta saat Anda bisa melakukannya,
percayalah: Tak ada pengorbanan yang terlambat untuk cinta yang selalu tepat waktu. Anda
sudah melakukan yang terbaik untuk membuktikan cinta Anda pada rakyat
Indonesia. Sialan memang, kadang-kadang cinta membalas pengorbanan kita
dengan caranya yang menyebalkan. Tetapi mau bagaimana lagi? Bukankah
cinta memang bekerja dengan caranya yang rahasia dan tak terduga-duga?
Bapak Prabowo, terima kasih telah mencintai republik ini seperti
sedemikian besar Anda melakukannya. Tak ada seorangpun yang bisa berdiri
di atas sepasang sepatu yang Anda kenakan saat ini. Anda barangkali
pecinta sejati yang tak ada duanya. Jika kelak rakyat Indonesia lebih
memilih orang lain untuk menjadi presidennya, relakanlah, relakan saja,
biarkan mereka hidup bahagia meski tidak dalam dekapan Anda.
Maka Anda akan tetap bisa melihatnya dari jauh, dengan cinta yang terus tumbuh: Rakyat Indonesia akan hidup bahagia dengan presiden yang dipilih dan lebih dicintainya. Jika saat itu tiba, semoga Anda juga berbahagia, meski tak menjadi presiden Indonesia.
Tetaplah berkuda,
Fahd Pahdepie (Fahd Djibran)
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Senin, 14 Juli 2014
Selasa, 22 April 2014
Keuntungan Dan Kerugian Indonesia Memiliki Banyak Pulau
Kebetulan di kampus gue dapet tugas ngebahas tentang 'Keuntungan dan Kerugian Bangsa Indonesia Memiliki Banyak Pulau' ini gue share materinya, semoga bermanfaat :)
2. Pulau Berhala
Pulau Berhala terletak di perairan timur Sumatera Utara yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Di tempat ini terdapat Titik Dasar TD 184. Pulau ini menjadi sangat penting karena menjadi pulau terluar Indonesia di Selat Malaka, salah satu selat yang sangat ramai karena merupakan jalur pelayaran internasional.
3. Pulau Nipa
Pulau Nipa adalah salah satu pulau yang berbatasan langsung dengan Singapura. Secara Administratif pulau ini masuk kedalam wilayah Kelurahan Pemping Kecamatan Belakang Padang Kota Batam Propinsi Kepulauan Riau. Pulau Nipa ini tiba tiba menjadi terkenal karena beredarnya isu mengenai hilangnya/ tenggelamnya pulau ini atau hilangnya titik dasar yang ada di pulau tersebut. Hal ini memicu anggapan bahwa luas wilayah Indonesia semakin sempit.
Pada kenyataanya, Pulau Nipa memang mengalami abrasi serius akibat penambangan pasir laut di sekitarnya. Pasir pasir ini kemudian dijual untuk reklamasi pantai Singapura. Kondisi pulau yang berada di Selat Philip serta berbatasan langsung dengan Singapura disebelah utaranya ini sangat rawan dan memprihatinkan.
Pada saat air pasang maka wilayah Pulau Nipa hanya tediri dari Suar Nipa, beberapa pohon bakau dan tanggul yang menahan terjadinya abrasi. Pulau Nipa merupakan batas laut antara Indonesia dan Singapura sejak 1973, dimana terdapat Titik Referensi (TR 190) yang menjadi dasar pengukuran dan penentuan media line antara Indonesia dan Singapura. Hilangnya titik referensi ini dikhawatirkan akan menggeser batas wilayah NKRI. Pemerintah melalui DISHIDROS TNI baru-baru ini telah mennam 1000 pohon bakau, melakukan reklamasi dan telah melakukan pemetaan ulang di pulau ini, termasuk pemindahan Suar Nipa (yang dulunya tergenang air) ke tempat yang lebih tinggi.
4. Pulau Sekatung
Pulau ini merupakan pulau terluar Propinsi Kepulauan Riau di sebelah utara dan berhadapan langsung dengan Laut Cina Selatan. Di pulau ini terdapat Titik Dasar TD 030 yang menjadi Titik Dasar dalam pengukuran dan penetapan batas Indonesia dengan Vietnam.
5. Pulau Marore
Pulau ini terletak di bagian utara Propinsi Sulawesi Utara, berbatasan langsung dengan Mindanau Filipina. Di pulau ini terdapat Titik Dasar TD 055.
6. Pulau Miangas
Pulau ini terletak di bagian utara Propinsi Sulawesi Utara, berbatasan langsung dengan Pulau Mindanau Filipina. Di pulau ini terdapat Titik Dasar TD 056.
7. Pulau Fani
Pulau ini terletak Kepulauan Asia, Barat Laut Kepala Burung Propinsi Irian Jaya Barat, berbatasan langsung dengan Negara kepulauanPalau. Di pulau ini terdapat Titik Dasar TD 066.
8. Pulau Fanildo
Pulau ini terletak di Kepulauan Asia, Barat Laut Kepala Burung Propinsi Irian Jaya Barat, berbatasan langsung dengan Negara kepulauanPalau. Di pulau ini terdapat Titik Dasar TD 072.
9. Pulau Bras
Pulau ini terletak di Kepulauan Asia, Barat Laut Kepala Burung Propinsi Irian Jaya Barat, berbatasan langsung dengan Negara Kepualuan Palau. Di pulau ini terdapat Titik Dasar TD 072A.
10. Pulau Batek
Pulau ini terletak di Selat Ombai, Di pantai utara Nusa Tenggara Timur dan Oecussi Timor Leste. Dari Data yang penulis pegang, di pulau ini belum ada Titik Dasar
11. Pulau Marampit
Pulau ini terletak di bagian utara Propinsi Sulawesi Utara, berbatasan langsung dengan Pulau Mindanau Filipina. Di pulau ini terdapat Titik Dasar TD 057.
12. Pulau Dana
Pulau ini terletak di bagian selatan Propinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan langsung dengan Pulau Karang Ashmore Australia. Di pulau ini terdapat Titik Dasar TD 121
BAB I
A.
LATAR BELAKANG
Indonesia
merupakan Negara yang sangat luas dan kaya. Indonesia tidak hanya memiliki
kekayaan sumber daya alam yang melimpah, tetapi juga kebudayaan yang beraneka
ragam. Dari segi geografis, negeri kita ini memiliki wilayah laut terluas (5,8
juta km2) dan jumlah pulau terbanyak (17.508 pulau). Panjang
kepulauan Indonesia dari ujung ke ujungnya sama dengan jarak Dublin, Irlandia
hingga Moskow, Rusia (Gambar 1). Panjang pantainya mencakup 81.000 km dan
merupakan panjang pantai kedua di dunia setelah Canada, namun merupakan pantai
tropis terpanjang di dunia. Bahkan, lautan Indonesiapun luasnya lebih besar
daripada daratan Indonesia sendiri.
B. RUMUSAN MASALAH
Negara
kepulauan artinya negara yang terdiri dari banyak pulau, dan laut menjadi
bagian yang dominan atas daratan. Logikanya, laut bukanlah hal yang asing bagi
penghuni negara kepulauan. Dimana laut menjadi sumber
kehidupan. Pertumbuhan ekonomi berarti meningkatnya lapangan pekerjaan
di sektor pertanian sebagai konsumsi pokok. Tetapi pemerintah belum memperhatikan maksimal perikanan sebagai sumber
pertumbuhan ekonomi yang harus dimanfaatkan juga. Sehingga nelayan selalu di strata
sosial paling rendah. Bahkan, tsunami hanya sebagai resiko orang yang tinggal
di pulau.
Jadi kami membahas apa yang menjadi masalah dan
keuntungan dalam pemanfaatan bentuk Negara Republik Indonesia yang terdiri dari
ke pulauan.
BAB II
PEMBAHASAN
MENINJAU
BANYAKNYA PULAU DI INDONESIA SEBAGAI ASET NEGARA YANG DAPAT DIMANFAATKAN
ATAUPUN MENJADI FAKTOR KESULITAN YANG DI HADAPI PEMERINTAH.
1. KEUNTUNGAN PEMANFAATAN DALAM MENJADI
NEGARA KEPULAUAN.
Negara
kepulauan artinya negara yang terdiri dari banyak pulau, dan laut menjadi
bagian yang dominan atas daratan. Logikanya, laut bukanlah hal yang asing bagi
penghuni negara kepulauan. Dimana laut menjadi sumber
kehidupan.
a.
Kawasan
Indonesia yang terdiri dari banyak pulau membuat Indonesia kaya akan budaya,
karena terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa, dll. Selain itu juga akan
timbul banyak bentukan alam seperti danau, gunung api, pantai, dan memiliki keanekaragaman berupa flora
dan fauna, lebih banyak jumlah speciesnya dibandingkan dengan benua Afrika. Hal itu dapat
memajukan dan pemanfaatan pariwisata Indonesia.
b.
Karena terdiri dari banyak Pulau, maka Indonesia
adalah Negara yang memiliki banyak hasil laut dan kelautan yang luas yang dapat
dikelola oleh rakyat sebagai hasil laut dalam bentuk konsumsi pangan atau cenderamata. Berbeda dengan Negara yang
daratan yang mungkin tidak sama sekali mempunyai akses ke laut ataupun sumber
daya laut sama sekali seperti Laos, kazakhtan, vatikan dll.
c.
Karena Indonesia Negara
bentuk dari kepulauan maka terdapat laut yang luas memberi akses untuk
perdagangan lautan, dimana akses perdagangan melalui
lautan ini memberikan banyak akses dari Exportir dan Importir seluruh manca
Negara melewati perairan Indonesia baik itu untuk melanjutkan perdagangan ke
Negara tetangga atau Indonesia sendiri. Kita ketahui bahwa perdagangan dengan
ber container – container lah yang dapat di gerakkan oleh forwarder kapal laut
daripada kurir melalui udara.
d.
Karena Indonesia mempunya akses laut dari semua system
perdagangan dan maritime perairan, bias dimanfaatkan untuk membuat tanjung –
tanjung dermaga sebagai tempat beristirahat kapal – kapal dagang atau tangker
dll ataupun tempat reparasi kapal tersebut sebagaimana bisa dimanfaatkan
sebagai sumber ekonomi contoh : Pelabuhan domestic, pelabuhan internasional,
pelabuhan kapal kontaner perdagangan, dan perusahaan – perusahaan reparasi
kapal tongkang yang ada di pesisir pulau pulau Indonesia.
e.
Karena letak pertemuan lempeng
bumi dari Australia, samudra hindia dan
pasifik ini menciptakan kepulauan Indonesia memiliki sumber daya alam yang ada di
perut bumi yang tidak
terbarukan, jumlahnya melimpah di negeri ini. Potensi sumberdaya batubara dan hasil
bumi lainnya di Indonesia
sangat melimpah. Potensi tersebut terutama berada di Pulau Kalimantan dan
Pulau Sumatera, sedangkan di daerah lainnya dapat dijumpai batubara walaupun
dalam jumlah kecil dan belum dapat ditentukan keekonomisannya, seperti di Jawa
Barat, Jawa Tengah, Papua dan Sulawesi.
2. KERUGIAN ATAUPUN KESULITAN YANG
DIHADAPI DALAM MENJADI NEGARA KEPULAUAN
Pulau-pulau
terluar biasanya adalah daerah terpencil, miskin bahkan tidak berpenduduk dan
jauh dari perhatian pemerintah. Keberadaan pulau-pulau ini secara geografis
sangatlah strategis, karena berdasarkan pulau inilah batas negara kita
ditentukan. Pulau-pulau terluar itu layaknya seperti halaman dari sebuah rumah,
apabila halamannya bagus mencerminkan dari keadaan rumah itu sendiri,
begitupula sebaliknya. Pulau-pulau ini seharusnya mendapatkan perhatian dan
pengawasan serius agar tidak menimbulkan permasalahan yang dapat menggangu
keutuhan wilayah Indonesia, khususnya pulau yang terletak di wilayah perbatasan
dengan negara negara yang tidak/belum memiliki kesepakatan (agreement) dengan
Indonesia.
Ada beberapa
kondisi yang membahayakan keutuhan wilayah jika terjadi pada pulau-pulau
terluar,diantaranya:
1. Hilangnya
pulau secara fisik akibat abrasi, tenggelam, atau karena
kesengajaan manusia.
2. Hilangnya
pulau secara kepemilikan, akibat perubahan status kepemilikan akibat pemaksaan
militer atau sebagai sebuah ketaatan pada keputusan hukum seperti yang terjadi
pada kasus berpindahnya status kepemilikan Pulau Sipadan dan Pulau Ligitan dari
Indonesia keMalaysia
3. Hilang secara sosial dan ekonomi,
akibat praktek ekonomi dan sosial dari masyarakat di pulau tersebut. Misalnya
pulau yang secara turun temurun didiami oleh masyarakat dari negara lain.
Beberapa kelemahan yang diperoleh
berdasarkan letak geografis kepulauan di Indonesia, antara lain sebagai
berikut:
a.
Dalam hal perbatasan, Indonesia sangat
lemah. Dikatakan demikian karena buktinya dalam mempertahankan beberapa pulau
yang masuk perbatasan di wilayah Indonesia, seperti Pulau Sepadan dan
Ligitan,yang diklaim/diakui dan diperebutkan oleh Malaysia, yang pada akhirnya
berujung pada pengadilan hukum internasional, Indonesia kalah. Hasil yang
didapat adalah Indonesia terpaksa merelakan pulau-pulau tersebut untuk
Malaysia. Kedaulatan Negara Indonesia seperti dipermalukan oleh dunia
internasional mengenai hal itu.
b.
Dengan banyaknya wilayah perbatasan Indonesia dengan negara lain di beberapa
pulau di Indonesia, karena kurangnya kesadaran dan kepedulian di daerah
perbatasan ataupun kesulitan yang masih harus dihadapi oleh pemerintah kita,
akhirnya kondisi kehidupan di daerah perbatasan sangat miris dan ironis,
berbeda dengan wilayah perbatasan negara lain yang berbatasan dengan wilayah
Indonesia.
c.
Hilangnya pulau secara fisik akibat abrasi, tenggelam, atau
karena kesengajaan manusia. Tanah di Indonesia mulai berkurang. Dikatakan
demikian karena tanah di Indonesia mulai dikeruk untuk membangun kota di
Singapura.Singapura adalah negara yang kecil, namun dalam jangka sepuluh tahun
wilayahnya bertambah karena menimbun tanah untuk memperlebar wilayahnya dengan
cara mengambil tanah dari pulau-pulau kecil di Indonesia.sehingga wilayah
Indonesia menjadi berkurang.
d. Kawasan Indonesia yang
terdiri dari banyak pulau membuat. Masih banyak pula wilayah terpencil yang
belum terjamah sarana pendidikan, kesehatan, dll akibat wilayah Indonesia yang
luas dan terdiri atas banyak pulau yang sulit
dijangkau oleh pemerintah baik pusat atau otoritas daerah terpencil.
e. karena banyaknya pulau tersebut yang
sulit dijangkau oleh Pemerintah, Aksi kejahatan di daerah pun tak tercium oleh
hukum yang berlaku di Indonesia. Masih marak pula hukum adat di daerah yang tak
beadab, seperti kebiasaan perang antar suku di Papua.
f. Hilang secara sosial dan ekonomi, akibat praktek ekonomi dan
sosial dari masyarakat di pulau tersebut. Misalnya pulau yang secara turun
temurun didiami oleh masyarakat dari negara lain.
g. Transportasi antar pulau juga tidak luput
dari berbagai masalah yang mendera apalagi dipelosok-pelosok wilayah nusantara
yang jauh dari Ibukota. salah satu contoh pulau di perairan Sulawesi Tengah,kendala
transportasi menyebabkan sebagian besar hasil laut Bangkep sulit dipasarkan ke
daerah lain oleh nelayan maupun pengusaha di Bangkep. Hasil tangkapan akhirnya
dikuasai para tengkulak dari provinsi lain yang membeli ikan dari nelayan di
tengah laut, oleh karena itu harga ikan kerapu terpaksa terjualseparuh harga
dari harga aslinya yaitu Rp 20.000 per kilogram
h. karna
banyaknya akses perdagangan kelautan yang dimanfaatkan oleh perdagangan manca
Negara, maka banyak produk Negara luar yang memasok ke Indonesia, dimana
membudayakan penduduk sebagain konsumen daripada produsen itu sendiri, yang
mengakibatkan kurangnya pemanfaatan sumber daya yang kita miliki.
i. Dalam
pengawasan banyaknya kepulauan di Indonesia membutuhkan anggaran yang tidak
sedikit, Lemahnya
Alutsista (alat utama sistem persenjataan) militer, wawasan nusantara yang
hanya sedikit dipahamai oleh sebagian warga Negara karena , dan ketidak
konsekuensian dan minimnya perhatian pemerintah dalam hal kebijakan dan
anggaran ketahanan nasional. Menyebabkan berbagai masalah pelik muncul
diseputar batas-batas penguasaan wilayah Negara. Sehingga perlu sebuah kajian
ulang akan sistem dan kebijakan yang di gunakan pemerintah dalam hal menangani
kondisi ini.
Hasil survei geografi
dan toponimi menunjukan Indonesia mempunyai 13.466 pulau, bukan 17.508 pulau
yang selama ini diketahui. Jumlah tersebut didasarkan hasil survei dari tahun
2007 hingga 2010 oleh Tim Nasional Pembakuan Nama Rupabumi (Timnas PNR). Dan
hasilnya telah dilaporkan kepada United Nations Group of Expert on Geograpichal
Names (UNGEGN).
Berdasarkan
inventarisasi yang telah dilakukan oleh DISHIDROS TNI AL, terdapat 92 pulau
yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Diantara 92 pulau terluar ini,
ada 12 pulau yang harus mendapatkan perhatian serius dintaranya:
1. Pulau Rondo
Pulau Rondo terletak di ujung barat laut Propinsi Nangro Aceh Darussalam (NAD). Disini terdapat Titik dasar TD 177. Pulau ini adalah pulau terluar di sebelah barat wilayah Indonesia yang berbatasan dengan perairan India.
Pulau Rondo terletak di ujung barat laut Propinsi Nangro Aceh Darussalam (NAD). Disini terdapat Titik dasar TD 177. Pulau ini adalah pulau terluar di sebelah barat wilayah Indonesia yang berbatasan dengan perairan India.
2. Pulau Berhala
Pulau Berhala terletak di perairan timur Sumatera Utara yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Di tempat ini terdapat Titik Dasar TD 184. Pulau ini menjadi sangat penting karena menjadi pulau terluar Indonesia di Selat Malaka, salah satu selat yang sangat ramai karena merupakan jalur pelayaran internasional.
3. Pulau Nipa
Pulau Nipa adalah salah satu pulau yang berbatasan langsung dengan Singapura. Secara Administratif pulau ini masuk kedalam wilayah Kelurahan Pemping Kecamatan Belakang Padang Kota Batam Propinsi Kepulauan Riau. Pulau Nipa ini tiba tiba menjadi terkenal karena beredarnya isu mengenai hilangnya/ tenggelamnya pulau ini atau hilangnya titik dasar yang ada di pulau tersebut. Hal ini memicu anggapan bahwa luas wilayah Indonesia semakin sempit.
Pada kenyataanya, Pulau Nipa memang mengalami abrasi serius akibat penambangan pasir laut di sekitarnya. Pasir pasir ini kemudian dijual untuk reklamasi pantai Singapura. Kondisi pulau yang berada di Selat Philip serta berbatasan langsung dengan Singapura disebelah utaranya ini sangat rawan dan memprihatinkan.
Pada saat air pasang maka wilayah Pulau Nipa hanya tediri dari Suar Nipa, beberapa pohon bakau dan tanggul yang menahan terjadinya abrasi. Pulau Nipa merupakan batas laut antara Indonesia dan Singapura sejak 1973, dimana terdapat Titik Referensi (TR 190) yang menjadi dasar pengukuran dan penentuan media line antara Indonesia dan Singapura. Hilangnya titik referensi ini dikhawatirkan akan menggeser batas wilayah NKRI. Pemerintah melalui DISHIDROS TNI baru-baru ini telah mennam 1000 pohon bakau, melakukan reklamasi dan telah melakukan pemetaan ulang di pulau ini, termasuk pemindahan Suar Nipa (yang dulunya tergenang air) ke tempat yang lebih tinggi.
4. Pulau Sekatung
Pulau ini merupakan pulau terluar Propinsi Kepulauan Riau di sebelah utara dan berhadapan langsung dengan Laut Cina Selatan. Di pulau ini terdapat Titik Dasar TD 030 yang menjadi Titik Dasar dalam pengukuran dan penetapan batas Indonesia dengan Vietnam.
5. Pulau Marore
Pulau ini terletak di bagian utara Propinsi Sulawesi Utara, berbatasan langsung dengan Mindanau Filipina. Di pulau ini terdapat Titik Dasar TD 055.
6. Pulau Miangas
Pulau ini terletak di bagian utara Propinsi Sulawesi Utara, berbatasan langsung dengan Pulau Mindanau Filipina. Di pulau ini terdapat Titik Dasar TD 056.
7. Pulau Fani
Pulau ini terletak Kepulauan Asia, Barat Laut Kepala Burung Propinsi Irian Jaya Barat, berbatasan langsung dengan Negara kepulauanPalau. Di pulau ini terdapat Titik Dasar TD 066.
8. Pulau Fanildo
Pulau ini terletak di Kepulauan Asia, Barat Laut Kepala Burung Propinsi Irian Jaya Barat, berbatasan langsung dengan Negara kepulauanPalau. Di pulau ini terdapat Titik Dasar TD 072.
9. Pulau Bras
Pulau ini terletak di Kepulauan Asia, Barat Laut Kepala Burung Propinsi Irian Jaya Barat, berbatasan langsung dengan Negara Kepualuan Palau. Di pulau ini terdapat Titik Dasar TD 072A.
10. Pulau Batek
Pulau ini terletak di Selat Ombai, Di pantai utara Nusa Tenggara Timur dan Oecussi Timor Leste. Dari Data yang penulis pegang, di pulau ini belum ada Titik Dasar
11. Pulau Marampit
Pulau ini terletak di bagian utara Propinsi Sulawesi Utara, berbatasan langsung dengan Pulau Mindanau Filipina. Di pulau ini terdapat Titik Dasar TD 057.
12. Pulau Dana
Pulau ini terletak di bagian selatan Propinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan langsung dengan Pulau Karang Ashmore Australia. Di pulau ini terdapat Titik Dasar TD 121
BAB III
KESIMPULAN
Bagaimanapun setiap sumber daya yang dimiliki Indonesia
berupa banyaknya pulau ini, peran Rakyat sebagai user/pelaku ekonomi dan social
yang mengelola kekayaan ini sangat di butuhkan dalam segala aspek baik itu
melestarikan pemanfaatan sumber dayanya yang menguntungkan, ataupun berperan
penting dalam memperbaiki kerugian yang dimiliki bangsa kita sebagai pemilik
pulau terbanyak agar menjadi lebih baiklagi dalam pemanfaatan wawasan nusantara
Republik Indonesia.
Berbagai pemanfaatan kearifan lokal
bukannya sama sekali belum dilakukan. Namun, kita masih menganut budaya gengsi
dan kurang percaya diri untuk mengubah dunia melalui kekayaan negeri. Paradigma
berpikir masyarakat bahwa produk negara lain lebih bagus menciptakan stagnasi
industri dalam negeri dan segala teknologi yang seharusnya mendukungnya
Mahasiswa sebagai komponen yang
dekat dengan masyarakat sebaiknya dapat melakukan pencerdasan mengenai kepulauan.
Mahasiswa dapat melakukan gerakan-gerakan perlindungan ketahanan pulau
nasional, misalnya dengan membuat gerakan “kenali pulau ku”. Mahasiswa juga dapat
membantu perubahan image pariwisata lokal seperti pantai
menjadi kawasan wisata yang lebih terangkat. Tidak hanya itu, mahasiswa sebagai
komponen yang netral juga dapat mensosialisasikan kelebihan dan kekayaan
berbagai macam hasil laut pada masyarakat. Belajar mendalami tentang kepulauan
indonesia dan mengamalkannya saat lulus nanti dengan menjadi entrepreneur
bidang maritim atau kelautan.
DAFTAR
PUSTAKA
Kamis, 23 Januari 2014
Makna Tiap Alenia Dalam UUD 1945
Kadang nih ya dalam belajar atau ujian di pelajaran kewarganegaraan itu sering banget muncul soal tentang makna dari pembukaan UUD 1945. Gue pribadi sih suka gelagapan pekara gak hafal pembukaan padahal tiap upacara senin pagi di bacain sih ( jangan di tiru ). Nah tergeraklah hati gue untuk mulai mencari, browsing sana - sini dan sedikit mikir sendiri tentang makna dari riap alenia pembukaan itu yang gue yakin di perguruan tinggi nanti pasti ada juga soal yang keluar tentang ini ( sudah terbukti ).
Alinea pertama itu ngejelasin tentang sikap Bangsa Indonesia yang enggak mau dijajah dan enggak bakal pernah menjajah dalam bentuk apapun, kemerdekaan ialah hak segala bangsa, hal ini ngejelasin bahwa setiap Bangsa memiliki harkat dan martabat hidup yang setara. Tersirat alinea pertama nyeritain komitmen “Bhineka Tunggal Ika”. Komitmen untuk bersatu menjadi sebuah cita-cita untuk Mengangkat Harkat dan martabat agar sejajar dengan bangsa lain di dunia.
Alinea kedua nyeritain proses perjuangan dan pergerakan telah sampai pada saat yang berbahagia hingga mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan. secara tersirat nyeritain peristiwa 1 juni 1945 dimana Bangsa Indonesia Menetapkan Pancasila sebagai Dasar Indonesia.
Alinea ketiga, atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa dan dengan didorong oleh keinginan luhur, untuk mengangkat harkat dan martabat Indonesia pun menyatakan kemerdekaan. Jelas banget ini tuh nyeritain peristiwa Proklamasi 17 Agustus 1945.
Alinea keempat nyeritain tujuan dan cita-cita bangsa dan peristiwa setelah Bangsa Indonesia merdeka yaitu didirikannya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berkedaulatan rakyat berdasarkan pancasila dan diatur dalam suatu Undang-undang Dasar, dengan sangat jelas menceritakan peristiwa Pengesahan UUD’45 dan Penetapan Ir. Sukarno dan Drs. Moh. Hatta sebagai Presiden RI dan Wakil Presiden RI oleh PPKI pada 18 Agustus 1945. Rumusan tersebut membentuk kerangka filosofis NKRI yaitu ; Sumpah Pemuda sebagai komitmen Bhineka Tunggal Ika, Pancasila Dasar Indonesia Merdeka, Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan UUD’45 .
Nah mungkin itu aja yang bisa gue share ya semampu kamampuan berfikir otak gue dan kemampuan stalking gue yah begitulah kira-kira makna tiap alenia dalam pembukaan UUD 1945.
Semoga Bermanfaat yaw ^^
Langganan:
Postingan (Atom)